PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KlinisKedokteran

autoplasti

autoplasty

Ringkasan Singkat

Adaptasi dengan mengubah perilaku diri sendiri terhadap kenyataan, atau prosedur bedah menggunakan jaringan tubuh pasien sendiri.

Autoplasti memiliki arti ganda dalam psikologi dan kedokteran. Secara psikologis, autoplasti adalah bentuk adaptasi di mana individu memilih untuk memodifikasi pola perilaku, pemikiran, atau sikap internal mereka sendiri agar sesuai dengan tuntutan lingkungan, alih-alih mencoba mengubah lingkungan tersebut (alloplasti). Adaptasi autoplastik bisa bersifat positif, seperti pengembangan ketahanan mental melalui terapi, atau negatif, seperti pembentukan gejala neurotik sebagai cara yang tidak sehat untuk mengatasi tekanan hidup.

Dalam konteks bedah medis, autoplasti merujuk pada teknik rekonstruksi atau perbaikan bagian tubuh menggunakan jaringan (seperti kulit, tulang, atau lemak) yang diambil dari bagian tubuh pasien itu sendiri. Hal ini sering dilakukan dalam operasi plastik atau bedah korektif untuk meminimalkan risiko penolakan jaringan oleh sistem imun tubuh.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Freud, S. (1924). The Loss of Reality in Neurosis and Psychosis.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback